Home

Manfaat Edukasi KIA Buat Keluarga

Tantangan lain upaya penurunan jumlah kematian ibu, bayi baru lahir, bayi dan balita adalah pengambilan keputusan yang terlambat atau tidak tepat di masyarakat akibat kurangnya pengetahuan ibu maupun keluarganya terkait kehamilan sehat dan tanda-tanda bahayanya. Kematian ibu bisa disebabkan karena anemia dalam kehamilan. Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Meningkatnya proporsi ibu hamil dengan status gizi yang rendah dan kekurangan energi kronis (KEK) menyebabkan terjadinya peningkatan kelahiran bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Bayi yang lahir dalam kondisi BBLR apabila dalam pertumbuhan dan perkembangannya gagal untuk tumbuh kejar maka ia akan jatuh dalam status gizi kurang, bahkan gizi buruk. Dan otomatis ke depannya anak akan mengalami gangguan tumbuh-kembang secara keseluruhan, karena kekurangan gizi yang dialaminya akan mengakibatkan pertumbuhan perkembangannya tidak maksimal. Stunting atau tumbuh kembang yang tidak sesuai dengan usia anak salah satunya disebabkan karena kurangnya perhatian masyarakat khususnya ibu hamil terhadap asupan gizi baik pada saat hamil ataupun 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Diperlukan upaya pembelajaran bagi ibu hamil, suami dan keluarga terkait mempersiapkan ibu hamil dalam menjalani masa kehamilan yang sehat dan normal, menghadapi persalinan yang aman dan nyaman. Beberapa contoh pengetahuan dan keterampilan yang perlu diketahui ibu hamil dan juga keluarganya, di antaranya mengenai senam ibu hamil, gizi yang dibutuhkan selama kehamilan, latihan pernafasan pada persalinan, dan cara menyusui bayi yang baik.

Mengingat pentingnya edukasi bagi ibu hamil dan keluarganya, maka sudah seharusnya para pemangku kebijakan melaksanakan program edukasi yang intensif dan mendalam mengenai kesehatan kehamilan, nifas, dan tumbuh kembang bayi sebagaimana dicontohkan di atas. Salah satu tujuan program kesehatan ibu dan anak adalah meningkatkan kemandirian keluarga dalam memelihara kesehatan ibu dan anak. Kemandirian keluarga dalam memelihara kesehatan ibu dan anak diwujudkan dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan keluarga. Penyampaian informasi dan konten pembelajaran melalui perangkat telepon genggam (HP) dapat menjadi solusi dalam mengedukasi serta menyediakan sarana belajar ibu-ibu hamil dan keluarganya.